SHELL HELIX LUNCURKAN TAYANGAN “DRIVEN TO EXTREMES” DI SALURAN DISCOVERY CHANNEL

shell_helix_extreeme

Jakarta, 11 Maret 2013. Apa jadinya bila para aktor dan mantan pembalap terkemuka dunia berada di balik kemudi dan melakukan perjalanan ke lokasi terdingin, terpanas dan rute terburuk di dunia? Bagi Shell, hasilnya adalah tayangan serial televisi bertajuk “Shell Helix Driven to Extremes”, yang menguji ketangguhan pelumas Shell Helix di kondisi yang paling dahsyat.

“Mengemudi dalam situasi ekstrim seperti cuaca panas, dingin dan kondisi jalan yang buruk menciptakan berbagai tantangan yang sangat unik bagi mesin kendaraan,” ungkap Kuswantoro Pranabudi, GM Marketing Shell Lubricants Indonesia. Suhu yang dingin di musim salju di Siberia, Rusia membuat mesin mobil membutuhkan pelumas yang mampu  menahan suhu agar tetap stabil dan dapat mengalirkan pelumas sampai ke bagian mesin terkecil. Sementara disisi lain, suhu panas yang sangat ekstrim di bagian barat Cina memerlukan pelumas yang sanggup mempertahankan viskositas untuk melindungi mesin dari pemanasan. “Bagi banyak orang, situasi ini seakan memberikan gambaran mengenai bencana yang akan terjadi di depan. Namun untuk Shell, hal ini merupakan sebuah ujian nyata yang sempurna bagi Shell Helix, pelumas premium kami,” tegas Pranabudi.

Serial “Shell Helix Driven to Extremes” terdiri dari tiga episode. Episode pertama direkam saat musim dingin di Siberia dengan suhu mencapai minus 60 derajat Celsius dan menampilkan aktor Hollywood Tom Hardy bersama mantan pembalap nomer satu Formula One Mika Salo. Shell memanfaatkan cuaca dingin di Siberia ini untuk menguji pelumas Shell Helix nya pada kendaraan Nissan Patrol guna mengetahui apakah pelumas ini mampu melindungi dan membersihkan mesin bahkan pada kondisi suhu yang sangat rendah sekali pun.

Sesudah mendapatkan pengalaman dalam kondisi musim dingin, maka pada episode kedua, Nissan Patrol pun dibawa ke gurun pasir Taklimakan, Cina bagian barat. Ujian yang paling ideal bagi Shell Helix dalam situasi cuaca yang sangat panas, berpasir dan berada di bagian paling buruk di dunia yang dikenal dengan “Gurun Kematian”.  Kali ini, aktor Hollywood Henry Cavill dan pembalap motor dunia asal Inggris Neil Hodgson yang berada di belakang kemudi. Tantangan kali ini adalah menguji bagaimana kemampuan Shell Helix bertahan di tengah suhu yang sangat tinggi. Suhu tinggi yang sangat ekstrim di atas 40 derajat Celcius dan tekanan pada mesin karena kondisi gurun dapat menyebabkan turunnya kinerja pelumas, yang akhirnya mengakibatkan penggumpalan (kerak) dan menjadi ujian lain yang sangat berat bagi Shell Helix.

Episode ketiga dari serial “Driven to Extremes” adalah uji terakhir bagi pelumas Shell Helix dalam perjalanan tak terlupakan di hutan Johor di Selatan Malaysia selama musim hujan, yang merupakan tempat paling buruk di dunia. Hujan deras (lebat) dan jalan setapak dalam episode ketiga ini membantu Shell untuk menguji viskositas rendah pelumas Shell Helix, aliran cepat dari pelumas dan gesekan pada beberapa jalan terburuk di dunia. Episode ini kembali menampilkan Mika Salo, mantan pembalap Formula One yang kembali setelah petualangannya di Siberia dalam episode pertama. Hanya saja, kali ini dia berpasangan dengan aktor pemenang Oscar sekaligus penggemar mobil Adrien Brody.

Ketiga episode dalam serial “Shell Helix Driven to Extremes” di atas membuktikan bahwa pelumas kendaraan Shell Helix mampu melindungi mesin

kendaraan dalam keadaan ekstrim di musim dingin Siberia pada suhu minus 60 derajat Celcius maupun dalam cuaca panas yang bersuhu lebih dari 40 derajat Celcius di gurun pasir Cina, dengan performa yang sama baiknya. Pelumas Shell Helix bahkan mampu membuat mesin berjalan dengan baik di hutan tropis di selatan Malaysia serta menghadirkan banyak data yang berharga bagi ilmuwan Shell di seluruh dunia.

Untuk mengetahui bagaimana para pengemudi berkendara dan ketangguhan Shell Helix dalam tiga  situasi yang ekstrim, saksikan tayangan “Shell Helix Driven to Extremes” di saluran Discovery Channel pada  bulan Maret 2013.  Khusus untuk pemirsa di Indonesia, tayangan “Shell Helix Driven to Extremes” dapat disaksikan di saluran Discovery Channel  mulai tanggal 13 Maret 2013.

TENTANG SHELL HELIX DRIVEN to EXTREMES

“Shell Helix Driven to Extremes” adalah serial televisi tiga episode yang dibuat oleh Shell untuk  menguji pelumas Shell Helix pada berbagai kondisi ekstrim. Setiap episode menampilkan dua aktor sekaligus pengemudi dalam perjalanan melintasi berbagai rute tersulit dengan medan terberat yang ada di muka bumi ini dalam mobil Nissan Patrol. Episode pertama mengambil lokasi di tempat terdingin dunia yaitu di Siberia, Rusia. Episode kedua menampilkan suhu panas di gurun Taklimakan di Cina dan episode ketiga mengambil lokasi di hutan Johor, Malaysia, salah satu lokasi terburuk di dunia. “Shell Helix Driven to Extremes” akan ditayangkan di saluran Discovery Channel pada Maret 2013.

About these ads

2 responses to “SHELL HELIX LUNCURKAN TAYANGAN “DRIVEN TO EXTREMES” DI SALURAN DISCOVERY CHANNEL

  1. بِسْـــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِالرَّحِيْـــــــمِ
    absen dl baru baca
    Sent from my BerryBerry® via Bolo Konco Network

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s